Cara pembuatan:
- Kedelai impor bermutu baik di rendam selama lebih kurang 4 jam
- Setelah 4 jam, kedelai ditiriskan dan dicuci untuk mengilangkan kotoran yang masih menempel
- Lalu kedelai digiling
- Setelah digiling, maka akan menghasilkan apa yang disebut “santan kedelai”.
- Santan kedelai ini selanjutnya dipanaskan hingga mendidih. Proses pemanasan ada dua, yaitu dengan penguapan dan pemanasan langsung. Di Supardjo’s Tofu Factory, kami menggunakan metode pemanasan langsung menggunakan kayu bakar demi menjaga keaslian rasa dari resep turun temurun.
- Setelah santan mendidih, santan disaring hingga menghasilkan 2 produk, yaitu ampas (yang selanjutnya digunakan sebagai bahan baku tempe gembus) dan pati (untuk dicetak menjadi tahu)
- Sari kemudian di beri ragi, atau kami menyebutnya “kecutan”. Yang berasal dari fermentasi cairan dari pati itu sendiri.
- Setelah diberi ragi secara merata dan didiamkan beberapa saat, pati kemudian dimasukkan ke dalam cetakan untuk dipres hingga keras.
- Jika hasil cetakaan sudah keras, tahu dipotong sesuai ukuran yang dikendaki.
- Setelah dipotong , tahu dimasukkan ke air mendidih. Kenapa? Agar tahu yang dihasilkan lebih keras dan tahan lama. Jadi bisa dipastikan bahwa tahu olahan kami bebas dari bahan pengawet apapun.
- Tahu yang sudah dipanasi kemudian disimpan dalam bak air dingin sebagai penyimpanan dan siap dipasarkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar